Irhash's Site

www.irhash.webs.com

Berkaca ke Masa Lalu ....................

Semakin  tinggi gedung yang dibangun, semakin dalam fondasi yang diperlukan. Bangunan tinggi, jika tidak didukung oleh fondasi yang dalam, pastilah tidak kokoh.... Bila kita ingin membuat masa depan menjadi lebih baik, selalulah berkaca ke masa lalu. Sejarah  masa lalu bukanlah pengetahuan yang mati, tetapi akan menawarkan nilai-nilai yang patut dipedomani untuk merancang masa depan dengan lebih baik. Aktualitas masa lalu memanglah tidak akan berulang, tetapi nilai-nilainya akan selalu muncul dalam wujud aktualitas yang berbeda. Nilai-nilai  itu  hanya akan  diperoleh dari sejarah masa lalu yang diungkapkan secara benar dan obyektif, bukan dari sejarah yang dimanipulasi untuk kepentingan masa kini. 

 

 
 

Petaka Marriott 17 Juli 2009

Lagi lagi petaka akibat tangan-tangan tidak bertanggung jawab kembali terjadi di ibu kota, pengeboman hotel berkelas internasional JW. Marriott dan Ritz Carlton di Mega Kuningan Jakarta pada hari Jum'at 17 Juli 2009 jam 08.00 pagi. Peristiwa ini terjadi dalam kondisi politik yang lagi panas dingin pasca pemilihan presiden. Namun, apakah ada hubungan antara peristiwa pengeboman ini dengan hasil penghitungan suara quick count yang telah memenangkan SBY-Budiono?. Yang pasti, segera setelah peristiwa ini SBY dalam pidatonya mengemukakan fakta tentang adanya upaya teror dari pihak tertentu yang tidak senang atas kemenangannya. Spekulasi ini tentu secara tidak langsung mengisyaratkan bahwa bom Mariot jilid 2 ini ada hubungannya dengan hasil pilpres, meski sebenarnya KPU belum mengumumkan hasil pilpres secara resmi. Mungkinkah ini merupakan upaya terselubung untuk mengalihkan perhatian masyarakat dari berbagai persoalan bangsa yang tidak terselesaikan atau merupakan "undangan" awal bagi masuknya campur tangan asing atas persoalan internal bangsa ini yang lagi-lagi dengan dalih terorisme ? wallahu a'lam.  

Setelah Satu Abad,..........Mari Kita Bangkit untuk Mandiri !!!

Mari belajar dari kesengsaraan masa lalu, akibat ketidakmandirian bangsa ini dari jeratan hutang luar negeri berkepanjangan yang membuat kita tidak berdaya terhadap dominasi asing. Kita sudah merdeka. Jangan biarkan bangsa ini terus menerus “terjajah”. Kemerdekaan yang sebenarnya adalah kemandirian kita untuk mengatur diri sendiri. Melalui PILPRES 2009, saatnya kita tentukan nasib bangsa ini dengan memilih pemimpin yang tepat, pemimpin yang mampu mengangkat derajat bangsa ini di mata dunia. Kita punya kekayaan alam yang sangat berlimpah, kita punya laut yang luas, kita punya hutan yang kaya dengan bermacam-macam flora dan fauna, kita punya bumi yang mengandung berbagai kekayaan alam bawah tanah. Saatnya kita BANGKIT untuk MANDIRI, setelah 100 tahun yang lalu kesadaran ini ditorehkan di lembaran sejarah bangsa ini.